• 20 Desember 2021

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberikan Suplemen pada Anak?

Setiap orang tua pastinya ingin menyaksikan anak mereka tumbuh kuat dan sehat. Demi mencapai tujuan ini, berbagai langkah dilakukan dalam prosesnya, termasuk memberikan suplemen penambah nafsu makan anak saat sang buah hati susah atau menolak makanan.

Di sisi lain, pemberian suplemen sebagai pendamping makanan utama harus dilakukan di waktu tepat. Bagaimanapun, anak masih rentan terserang penyakit karena daya tahan tubuhnya belum sekuat orang tua. Hal ini juga yang membuatnya lebih cepat bereaksi saat suplemen yang mereka konsumsi tak cocok dengan tubuh mereka.

suplemen penambah nafsu makan anak

Ketahui vitamin untuk anak susah makan

Sebelum membeli suplemen, Bunda perlu mengenal dulu vitamin apa saja yang harus diberikan kepada anak yang susah makan. Ada empat jenis vitamin yang secara ilmiah dapat meningkatkan lagi nafsu makan sekaligus melengkapi nutrisi untuk anak, antara lain:

  • Vitamin A. Jenis vitamin ini berfungsi memelihara kesehatan anak, termasuk pertumbuhan tulang, kondisi mata, hingga sistem kekebalan tubuh. Sebagai catatan, anak usia 1-9 tahun memerlukan 400-500 RE vitamin A per hari untuk mendukung tumbuh kembangnya;
  • Vitamin B kompleks. Vitamin B kompleks membantu anak mendapatkan kembali selera makan, sehingga tubuhnya lebih berenergi. Selain itu, vitamin ini juga yang memiliki tanggung jawab dalam perkembangan otak anak;
  • Vitamin C. Seperti yang diketahui, vitamin C berperan sebagai antioksidan yang akan menjaga daya tahan tubuh hingga mengoptimalkan penyerapan gizi dan nutrisi. Anak juga akan terhindar dari anemia karena vitamin C merangsang produksi sel darah merah;
  • Vitamin D. Vitamin D berfungsi dalam penyerapan kalsium sekaligus melindungi tubuh dari serangan penyakit. Anak berusia satu tahun ke atas membutuhkan kurang lebih 15 mikrogram vitamin D setiap harinya.

Waktu yang tepat memberikan suplemen pada anak

Jadi, kapan sebaiknya Bunda memberikan suplemen untuk menambah nafsu makan pada anak? Menurut dokter spesialis gizi dr. Fransisca A. Tjakradidjaja, orang tua sebaiknya mengubah dulu pola makan anak yang sedang susah makan. Lakukan analisis mengenai kondisi yang dialami, misalnya: apa anak adalah picky eater, sedang bosan dengan jenis makanan tertentu, atau memang sedang sakit.

Anak sebenarnya tidak terlalu memerlukan suplemen apabila nutrisinya sudah tercukupi, terutama kalau Bunda mengolah hidangan dari bahan-bahan alami. Kalau memang membutuhkan suplemen, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi.

Dokter biasanya memberikan suplemen vitamin saat anak memiliki atau menderita kondisi tertentu. Misalnya kelainan genetik, penyakit kronis, gangguan tumbuh kembang, atau pola makan khusus (vegan atau vegetarian). Sembarangan memberikan suplemen penambah nafsu makan anak tanpa anjuran dokter berisiko menimbulkan efek samping yang sulit ditangani.

Semoga Bunda lebih bijak sebelum memberikan suplemen tambahan untuk sang buah hati, ya!